oleh

Babinsa Pinang Jaya Menceritakan kepada Anak Hukum Menerima Upah dari Membaca Al-Qur’an

Pelangiran, ALTADURINUSANTARA.COM – Babinsa Pinang Jaya Serda Dodi Asril di rumah Hafiz Qur’an Desa Pinang Jaya RT 2/RW 2 Kec.Pelangiran memberi ceramah kepada anak-anak saat belajar membaca Al qur’an. Membaca Al-Qur’an merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Dalil-dalil yang menjelaskan keutamaan membaca Al-Qur’an tidak terhitung jumlahnya, salah satunya adalah hadits berikut ini (artinya) :   “Ibadah yang paling utama bagi umatku adalah membaca Al-Qur’an” (HR Baihaqi)

“Tidak sedikit dari masyarakat Muslim yang menjadikan keahliannya dalam membaca Al-Qur’an sebagai mata pencaharian. Misalnya dengan cara mengajarkan Al-Qur’an atau membaca Al-Qur’an pada momen-momen tertentu, seperti pada sebuah acara seremonial di beberapa hari besar Islam. Sebenarnya bolehkah bagi mereka mengambil upah atas jasa membaca Al-Qur’an atau mengajarkan Al-Qur’an yang telah mereka lakukan?,” urai Babinsa

Dalam beberapa hadits telah dijelaskan beberapa kejadian yang dialami oleh para sahabat dalam menyikapi hal di atas, misalnya seperti yang tercantum dalam hadits shahih berikut artinya :  Diriwayatkan dari Sahabat Abi Said Al-Khudri Radliyallahu ‘Anhu bahwa sekelompok sahabat mendatangi suatu kabilah dari beberapa kabilah Arab, namun mereka tidak mempersilakan masuk terhadap para sahabat. Hal itu terus berlangsung, sampai suatu ketika pemuka kabilah tersebut digigit (ular), lalu mereka berkata ‘Apakah kalian membawa obat atau adakah orang yang bisa meruqyah?’ Para sahabat pun menjawab ‘Kalian tidak mempersilakan masuk pada kami, kami tidak akan meruqyahnya (mengobatinya) sampai kalian memberikan upah pada kami.’ lalu mereka pun memberikan beberapa potongan kambing sebagai upah, lalu seorang sahabat membaca Surat Al-Fatihah, dan mengumpulkan air liurnya lalu mengeluarkannya, hingga sembuhlah pemuka kabilah yang tergigit ular, dan mereka memberikan kambing. Para sahabat berkata, ‘Kami tidak akan mengambilnya, sampai kami bertanya pada Rasulullah.”

Babinsa melanjutkan, Mereka pun menanyakan perihal kejadian tersebut pada Rasulullah, beliau lalu tertawa dan berkata: ‘Apa itu Ruqyah? Ambillah, dan berilah bagian untukku’.” (HR Bukhari)   Dalam beberapa redaksi hadits yang lain, Rasulullah melanjutkan perkataannya kepada para sahabat artinya :   “Sesungguhnya yang paling berhak untuk kalian ambil upahnya adalah (membaca) kitab Allah” (HR Bukhari).

Breaking News