oleh

Dankodiklat TNI AD; Kesejahteraan Yang Paling Hakiki Bagi Prajurit Adalah Latihan

Altadurinusantara, Simalungun – Sebanyak 1.500 personel Batalyon Tim Pertempuran (YTP) Raider 100/PS Kodam I/BB yang didukung sejumlah alutsista canggih, seperti Tank AMX 13 kanon, Tank AMX 13 APC,KM 250, meriam 105 MM, Femtac LML,Femtac MMS dan Ransus Nubika hingga Helikopter melakukan latihan penyerbuan ke daerah Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Selasa (26/10/2021).

Terlihat sejumlah kendaraan lapis baja bergantian menembakkan peluru ke arah target sasaran. Dentumannya menggema hingga terdengar jelas dari titik-titik tinjau lokasi. Seluruh personel YTP R-100/PS juga tak ketinggalan melakukan tembakan dengan senjatanya masing-masing. Dari udara terlihat helikopter melintas untuk melakukan melakukan evakuasi korban yang terluka.

Kegiatan latihan ini disaksikan langsung oleh Dankodiklat TNI AD, Letjen TNI AM Putranto, SSos, Danpussenif, Letnan Jenderal TNI Arif Rahman, M.A., Pangdam I/BB, Mayjen TNI Hassanudin, SIP, MM, dan sejumlah PJU Kodiklatad, serta PJU Kodam I/BB.

Dankodiklatad mengaku puas dan senang dengan hasil latihan taktis YTP R-100/PS Kodam I/BB yang digelar di daerah latihan Dolok Panribuan. “Pengalaman latihan ini dapat untuk mengasah keterampilan prajurit, uji coba senjata dan sekaligus untuk mengecek tingkat pemeliharaan senjata. ujarnya

Letjen TNI AM Putranto juga menekankan kepada seluruh peserta Lattis YTP R-100/PS Kodam I/BB agar tetap selalu berlatih untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan prajurit.

“Latihan yang konsisten dan persisten adalah kunci utama, karena kesejahteraan yang paling hakiki bagi prajurit adalah latihan.” Ungkapnya.

Sementara, Pangdam I/BB menyampaikan latihan YTP R-100/PS merupakan suatu penghargaan, kepercayaan dan wujud kepedulian TNI-AD kepada Kodam I/Bukit Barisan. Ucapnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar dengan penerapan Protokol Kesehatan yang ketat. Brt*

Breaking News