oleh

Koptu Chandra Bastian bersama Ustadz M.Azrul didik anak dengan sabar

Pelangiran_Riau, ALTADURINUSANTARA.COM|(10/10/19). Terkadang hidup selamanya tidak terasa indah, dan yang kita lakukan adalah justru menggerutu akan keadaan, tanpa kita menyadari bahwa di depan sebentar lagi dan bahkan dengan beriringan ada saat-saat kesenangan.

Ada juga saat-saat dimana kita atau keghaliban orang tua terkadang suka memaksa atau mnghendaki untuk segera berbuat akan sesuatu hal, sadari bahwa segala sesuatu itu ada waktu-waktunya, tetapi jangan lupa juga untuk terus menggenggam idealisme agar kita selalu ingat arah hidup kita.

“Hidup memang dibumbui dengan ujian-ujian, hentakan-hentakan bahkan musibah, tentu yang paling bijak adalah kita menghadapinya dengan penuh kesabaran dan keikhlasan, meski dalam menjalaninya begitu pahit namun yakinlah buahnya akan terasa begitu manis.” Sebut Babinsa Koptu Chandra Bastian saat mendampingi dan mengajar membaca Al Qur’an/Magrib mengaji, bertempat di mesjid Al Falah Desa Rotan Simelur Kec.Pelangiran.

Kata-kata sabar dalam bahasa arab dan artinya yang begitu penuh makna, karena memang ini terlontar dari ulama-ulama Arab yang dipenuhi petuah-petuah bijak bahasa Arab.

“Semoga dengan adanya Kata sabar ini kita dapat meresapi bagaimana kehidupan itu berjalan dan kita mampu bersabar atas segala hal yang menimpa kita.”tambah Babinsa

Jika sabar itu memang pahit, ketahuilah bahwa buahnya begitu manis, Sabarlah sebentar, karena sesudah kesulitan itu ada kemudahan, dan segala sesuatu memiliki waktu dan aturannya.

Sabar itu ada dua, sabar terhadap apa yang kau benci, dan sabar terhadap apa yang kau sukai.

“Biarkanlah hari-hari melakukan apa yang ia kehendaki, dan obatilah dirimu dengan apa-apa yang telah ditetapkan takdir.” tutupnya (Brt)

Breaking News