oleh

PENUGASAN AKAN TERASA RINGAN KETIKA KITA DEKAT DENGAN TUHAN

ALTADURINUSANTARA.COM – Ketika mendapatkan amanah untuk melaksanakan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Sektor Utara tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi setiap personel Satgas Yonif 713/ST, walaupun di satu sisi harus jauh meninggalkan orang-orang yang terkasih selang berapa waktu lamanya. Namun semua itu akan bisa terlewati dengan ringan ketika kita mendekatkan diri kepada Tuhan. Menyadari hal ini maka di setiap kesempatan kita harus mendekatkan diri dengan Tuhan salah satu contohnya dengan mengikuti Ibadah setiap Minggunya bagi personel Satgas yang beragama Kristen seperti yang dilakukan personel Pos Kotis dan  Pos Kout Satgas Yonif 713/ST mengikuti Ibadah Minggu di Pospel GKI Oikumene Edom Skouw Distrik Muara Tami dan Pos Kout di GKI Betlehem Arso 1 Kota Jayapura Provinsi Papua. Minggu 09/02/2020)

Dengan mendekatkan diri dengan Tuhan lewat kegiatan-kegiatan ibadah menjadikan tugas itu serasa ringan karena kemampuan kita sebagai manusia biasa terbatas untuk itu kita butuh campur tangan Tuhan yang akan memberikan kita kekuatan,semangat dan tugas akan ringan.

Ibadah kali ini di pimpin Pendeta dari Jemaat GKI lainnya yang ada dalam lingkup Klasis Muara Tami dan Klasis Keerom karena pertukaran mimbar, dan Pospel GKI Oikumene Edom dilayani oleh Pendeta Suharjono S.Th Pendeta Jemaat GKI Elsadai Transat sedangkan di GKI Betlehem Arso 1 di pimpin oleh Penatua Jhon Majelis GKI Betlehem. Dalam Kotbahnya yang diambil dari Kitab 1 Petrus 1 :3-6 dengan Tema: “Hidup dalam Pengharapan,Iman dan Kasih”

Hidup kita haruslah hidup yang berpengharapan didalam Tuhan agar kita bisa untuk menerima rahmat yang besar yang sudah diberikan oleh Yesus Kristus. Iman kepada Tuhan Yesus Kristus harus nampak dalam kehidupan tiap-tiap hari karena iman kita haruslah yang berbuah dengan cara hidup melakukan yang berkenan kepada Tuhan karena Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Kasih haruslah terus ada dalam diri kita masing-masing tapi juga pribadi kita. Yaitu kasih Agape yang tidak mengenal Ras,suku dan Budaya seperti Kasih Kristus kepada kita semua anak-anakNya.

Sementara itu Wadan Satgas Yonif 713/ST Kapten Inf Simon yang hadir dalam ibadah ini mengungkapkan bahwa Pengharapan, iman dan kasih tidak boleh dipisahkan karena memiliki keterkaitan yang kuat dan saling terkait yakni, pengharapan, iman dan kasih, ketika ada Pengharapan maka haruslah ada iman kepada Yesus Kristus dan ketika ada Iman maka Kasih pasti dengan sendirinya ada dalam diri kita, ungkapnya. (Brt)

Breaking News