oleh

Peringati HUT ke-75 TNI AU, Lanud SMH Gelar Donor Darah

Altadurinusantara, PALEMBANG- Pangkalan TNI Angkatan Udara Sri Mulyono Herlambang bekerja sama dengan PMI Kota Palembang melaksanakan Bakti Sosial donor darah dalam rangka memperingati HUT Ke-75 TNI Angkatan Udara tahun 2021 bertempat di Balai Prajurit Lanud Sri Mulyono Herlambang, Selasa, (06/4).

Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang Kolonel Pnb Hermawan Widhianto, S.E, M.M., sebelum mengawali donor darahnya menyampaikan ucapan terima kasih kepada rekan-rekan PMI Kota Palembang yang telah membantu kegiatan donor darah, semoga kerjasama yang telah terjalin selama ini dapat bermanfaat bagi kepentingan orang banyak, kepedulian sosial, utamanya dalam upaya menyelamatkan jiwa melalui setetes darah wujud cinta kasih sesama umat manusia.

Adapun kegiatan donor darah tersebut merupakan kegiatan rangkaian menyambut HUT ke- 75 TNI Angkatan Udara yang acara puncaknya jatuh pada tanggal 9 April 2021 serentak dilaksanakan baik di Kotama maupun Lanud dari Sabang sampai Merauke sesuai arahan dari pimpinan TNI Angkatan Udara.

Pada kesempatan itu pula Kakes Lanud Sri Mulyono Herlambang Kapten Kes Sugeng mengungkapkan, adapun peserta yang ikut donor darah diantaranya tuan rumah prajurit Lanud Sri Mulyono Herlambang, anggota PIA Ardhya Garini Cabang 10/D.I Lanud SMH sertaTNI-Polri, Airnav Bandara SMB II, Basarnas, PIA Ardhya Garini Cabang 10/D.I Lanud SMH dan masyarakat setempat.

” Syarat donor darah peserta harus melalui tahap masa setelah suntik vaksinasi, setelah 14 hari guna mengetahui perkembangan kesehatannya tidak ada gejala yang timbul, maka proses donor darah dapat berlangsung dengan aman.
Terimakasih kepada para pendonor diakhir kegiatan ini bisa menghasilkan 97 kantong darah, ” Ujar Kaurdukkes Lanud Sri Mulyono Herlambang Lettu Kes drg. Pandu.

Pihak UTD PMI Kota Palembang mengatakan untuk mendukung pemenuhan ketersediaan darah terjadi penurunan yang signifikan diseluruh unit tranfusi darah termasuk UTD PMI Kota Palembang, jika pada tiap bulannya stok darah mencapai 70% kebutuhan yang ada, di masa pandemi COVID-19, ini justru sebaliknya mampu menyetok 30% saja dari seluruh daerah yang ada , 70% nya dari donor darah pengganti atau keluarganya. Brt*

Breaking News