oleh

SATGAS HADIRI IBADAH MINGGU SENGSARA YANG PERTAMA

ALTADURINUSANTARA.COM – Hari ini adalah hari minggu sengsara yang pertama dan personel Satgas Yonif 713/ST yang beragama Kristen mengikuti ibadah di pos masing-masing, pos Kotis di gereja Pospel GKI Oikumene Edom Skouw,  Pos Kout di GKI Betlehem, Pos Skamto di Gereja Filadelfhia Arso 7 dan Pos Kaliasin di Gereja Santo Mikael Kab. Keerom Kota Jayapura Provinsi Papua. (Minggu 23/02/2020)

Tema Khotbah dalam ibadah kali ini adalah Dipanggil untuk mengikuti Kristus Dalam Penderitaan (I Petrus 2 : 18-25), Ketika kita memutuskan untuk mengikuti Kristus menjadi orang Kristen (Kristen adalah pengikut Kristus), konsekwensinya adalah kita juga akan mengalami penderitaan, hal itu selaras dengan perkataan Kristus dalam Matius 16 : 24 : “ Setiap orang yang mau mengikuti Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikuti Aku“. Salib itu adalah lambang penderitaan yang akan dipikul oleh setiap orang percaya. Dan masing-masing orang Kristen dipanggil untuk memikul Salibnya, menyangkal diri dan mengikuti Yesus.

Simajuntak mengatakan Penderitaan Kristus bukan penderitaan yang sia-sia atau dibuat-buat. Ia menderita sengsara untuk menyelamatkan manusia. Itulah yang patut kita teladani, bahwa kitapun bersedia menderita karena kehendak Allah dan bukan penderitaan karena kita buat-buat atau perbuatan dosa (seperti mencuri, Narkoba, membunuh bahkan bunuh diri dll) sebab itu bukan kehendak Allah. Yesus tidak menderita karena berbuat dosa tetapi karena kebenaran. Dan ketika penderitaan datang Ia taat dan setia sampai mati dikayu salib. Jika kita harus menderita karena kebenaran, maka marilah kita menanggungnya dengan taat dan setia : tetap mengasihi meskipun dibenci, tetap melayani meskipun dikritik, tetap setia meskipun disakiti, tetap bermurah hati,tidak mendendam dan melakukan kebaikan serta kasih.

Ketika kita mengalami penderitaan karena kebenaran kita tidak boleh putus asa dan menyerah terhadap penderitaan tetapi ingatlah bahwa la tidak pernah meninggalkan kita karena Ia berjanji menyertai kita sampai kesudahan akhir zaman. Amin. (*)

Breaking News