oleh

SATGAS PAMTAS YONIF 126/KC BENTUK KARAKTER ANAK-ANAK PERBATASAN DENGAN MENGAJARKAN PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER 

Keerom, ALTADURINUSANTARA.COM| Satgas Pamtas Yonif 126/KC memberikan pelajaran Penguatan Pendidikan Karakter kepada anak-anak sekolah di wilayah perbatasan, Keerom. Senin (29/07/2019).

Satgas Pamtas Yonif 126/KC di samping tugas dan tanggung jawabnya untuk pengamanan wilayah perbatasan juga memberikan bantuan tenaga pengajar di sekolah untuk mencerdaskan dan membentuk karakter anak-anak  di daerah perbatasan.

Untuk mencerdaskan dan membentuk karakter anak-anak sekolah yang berkualitas di perbatasan Satgas Pamtas Yonif 126/KC mempunyai program Penguatan Pendidikan Karakter yang diajarkan kepada anak-anak sekolah yang bekerja sama dengan pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Keerom dan sekolah-sekolah di wilayah perbatasan.

Sekolah yang telah diberikan jam pelajaran Penguatan Pendidikan Karakter ini diantaranya SMP Negeri 5 Arso, SD Inpres Workwana, SD YPPK Wembi, SD Inpres Yabanda, SMP Negeri Waris, SD YPPK Banda dan SD YPKK Kalipao.

Adapun materi Penguatan Pendidikan Karakter ini adalah wawasan kebangsaan dan menyanyikan lagu-lagu kebangsaan agar menumbuhkan semangat patriotisme dan kecintaan kepada Tanah air. Untuk membentuk karakter anak-anak sekolah membiasakan berbaris di depan kelas, memberi salam dan mencium tangan guru kemudian berdoa sebelum dan sesudah belajar, selain itu juga siswa diajarkan memimpin doa dan menyanyikan lagu-lagu rohani.

Untuk meningkatkan kesehatan anak-anak juga diajarkan senam pagi dan melaksanakan pembersihan lingkungan sekolah.

Komandan Satgas Pamtas Yonif 126/KC Letkol Inf Mulyo Junaidi menyampaikan Program Penguatan Pendidikan Karakter ini bukan hanya Untuk membantu sekolah yang kekurangan guru di daerah perbatasan namun juga suatu  bentuk kepedulian dan rasa tanggung jawab untuk mencerdaskan anak-anak.

“Kami ingin membentuk karakter anak-anak di daerah perbatasan yang tangguh, punya jiwa patriotisme, pantang menyerah, mandiri dan religious,” tegas Dansatgas.

Breaking News