oleh

TNI Menyapa, Melalui Siaran RRI Jayapura Satgas Pamtas Yonmek 403/WP Berbagi Pengalaman Selama Tugas Operasi Pamtas di Wilayah Perbatasan RI-PNG

Altadurinusantara, KEEROM – Memasuki bulan ke-9 bertugas dalam menjaga wilayah perbatasan RI-PNG, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista menyapa masyarakat melalui “Siaran TNI Menyapa” dengan berbagi pengalaman, informasi serta dialog interaktif tentang berbagai program kegiatan yang telah dilaksanakannya kepada para pendengar setia RRI Jayapura di Studio Radio Republik Indonesia (RRI) di jalan Tasangkapura, Jayapura, Papua.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista, Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, S.E., M.Si., dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua. Selasa, (23/11/2021).

Dansatgas menuturkan bahwa pada kesempatan ini narasumbernya adalah Pasiter Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista Lettu Inf Sumarno, dalam momentum yang baik ini melalui siaran TNI Menyapa yang diselenggarakan oleh RRI Jayapura yang bekerjasama dengan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista bertujuan untuk mengupas tentang program apa saja yang telah dilaksanakan oleh Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista di Wilayah Perbatasan Indonesia selama kurang lebih 9 bulan ini.

“Kami Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista memiliki tugas pokok salah satunya adalah pengamanan wilayah perbatasan RI-PNG Sektor Utara Papua dan melaksanakan kegiatan patroli pengamanan dengan checkpoint Patok perbatasan antar kedua negara, selain itu tentunya terdapat hal-hal yang mungkin terjadi di daerah operasi seperti kentalnya budaya adat istiadat masyarakat setempat sehingga jangan sampai bersingungan, daerah yang masih belum terjamah dengan para pendatang, sulitnya berkomunikas karena belum ada signal Internet, akses wilayah yang hanya bisa di tempuh melalui jalur udara, adanya kerawanan dari pihak-pihak tertentu dan wilayah dengan endemis malaria yang tinggi yang menjadi perhatian kita bersama dan perlu diantisipasi setiap saat dalam pelaksanaan tugas tentunya tidak dapat dipungkiri lagi oleh karena itu perlu adanya kemanunggalan TNI dengan Rakyat dan Pemerintahan Daerah setempat melalui program pembinaan territorial (binter) dan program Komunikasi Sosial (komsos), diharapkan mendapatkan simpatik serta tanggapan yang positif dari masyarakat sehingga mendapat dukungan pula dari istansi pemerintahan selama dalam pelaksanakan tugas di wilayah perbatasan RI-PNG,” tutur Dansatgas.

Ditempat terpisah, Pasiter Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista Lettu Inf Sumarno yang berkesempatan menjadi nara sumber mengatakan, dengan dialog interaktif secara online melalui siaran di RRI Jayapura ini memberikan gambaran bahwa program-program yang telah dilaksanakan oleh Satgas Pamtas TNI Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista di daerah perbatasan sangat terekam positif dihati dan pikiran masyarakat dari mulai anak-anak sampai dengan orang dewasanya karena apa yang telah diperbuat tersebut dapat membantu dan meringankan berbagai macam bentuk kesulitan yang dihadapi masyarakat di wilayah perbatasan khususnya di Kabupaten Pegunungan Bintang dan Kabupaten Keerom Papua.

“Dalam sesi dialog interaktif, salah satu pendengar yang juga mendapat kesempatan bertanya kepada kami sebagai narasumber, menyampaikan rasa bangga dan terimakasihnya kepada bapak-bapak TNI dari Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista yang sudah mengabdikan dirinya sampai saat ini untuk membantu kesulitan masyarakat, memberikan terobosan, gebrakan yang tepat dan melaksanakan pembangunan serta kemajuan baik masyarakat maupun daerah di wilayah perbatasan RI-PNG,” ungkap Sumarno.

“Tidak lupa kami juga menghimbau dan mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat pendengar setia RRI Jayapura agar terus mendukung dan turut berpartisipasi bahkan membantu menyiarkan kepada masyarakat umum lainnya dan pemerintahan di Kabupaten maupun di Provinsi Papua secara khusus agar selalu turut serta mendorong bahkan mensukseskan program-program pembinaan territorial TNI sebagai bagian dari ikhtiar atau upaya kita bersama dalam membangun dan mensejahterakan masyarakat melalui Satgas TNI yang bertugas di Wilayah Perbatasan RI-PNG sehingga apa yang menjadi harapan dari program tersebut dapat berjalan sesuai rencana dengan hasil yang maksimal,” tutup Sumarno. (Pen Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/WP). Red*

Breaking News